alltools.one
Health
2025-06-23
6 min
alltools.one Team
BMIHealthCalculatorFitnessWellness

Perhitungan BMI Dijelaskan: Rumus, Rentang, dan Keterbatasan

Body Mass Index (BMI) adalah salah satu alat skrining kesehatan yang paling banyak digunakan di dunia. Meskipun sederhana — hanya membutuhkan tinggi dan berat badan — BMI memiliki keterbatasan signifikan yang penting untuk dipahami. Panduan ini mencakup rumus, interpretasi, dan konteks yang Anda butuhkan.

Rumus BMI

BMI dihitung sebagai berat badan dibagi kuadrat tinggi badan:

Metrik: BMI = berat (kg) ÷ tinggi² (m²)

Imperial: BMI = (berat (lb) × 703) ÷ tinggi² (in²)

Contoh Perhitungan

Metrik: Seseorang dengan tinggi 1,75m dan berat 70kg:

BMI = 70 ÷ (1.75)² = 70 ÷ 3.0625 = 22.9

Imperial: Seseorang dengan tinggi 5'9" (69 inci) dan berat 155 lb:

BMI = (155 × 703) ÷ (69)² = 108,965 ÷ 4,761 = 22.9

Hitung milik Anda secara instan dengan Kalkulator BMI kami.

Kategori BMI

Organisasi Kesehatan Dunia mendefinisikan kategori standar berikut:

Rentang BMIKategoriRisiko Kesehatan
Di bawah 18,5Berat badan kurangMeningkat
18,5 – 24,9Berat badan normalRata-rata
25,0 – 29,9Kelebihan berat badanMeningkat
30,0 – 34,9Obesitas (Kelas I)Tinggi
35,0 – 39,9Obesitas (Kelas II)Sangat Tinggi
40,0+Obesitas (Kelas III)Sangat Tinggi Sekali

Kategori ini ditetapkan berdasarkan studi epidemiologi yang menghubungkan rentang BMI dengan hasil kesehatan di populasi besar.

Keterbatasan Penting

BMI memiliki keterbatasan yang terdokumentasi dengan baik dan penting untuk dipahami:

1. Otot vs. Lemak

BMI tidak dapat membedakan antara massa otot dan massa lemak. Seorang atlet berotot dengan lemak tubuh 10% mungkin memiliki BMI 28 (diklasifikasikan sebagai "kelebihan berat badan"), sementara orang yang tidak aktif dengan lemak tubuh tinggi bisa memiliki BMI "normal".

2. Usia dan Jenis Kelamin

Ambang batas BMI tidak memperhitungkan perbedaan komposisi tubuh:

  • Wanita secara alami memiliki lebih banyak lemak tubuh daripada pria pada BMI yang sama
  • Orang dewasa yang lebih tua cenderung memiliki lebih banyak lemak tubuh dan lebih sedikit otot
  • BMI yang sama memiliki arti berbeda pada usia yang berbeda

3. Variasi Etnis

Penelitian menunjukkan bahwa risiko kesehatan yang terkait dengan BMI bervariasi secara signifikan berdasarkan etnis:

  • Populasi Asia mungkin menghadapi risiko kesehatan pada nilai BMI yang lebih rendah (beberapa menggunakan 23 sebagai ambang batas kelebihan berat badan)
  • Beberapa populasi Kepulauan Pasifik dan Afrika mungkin memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah pada nilai BMI yang lebih tinggi

4. Distribusi Lemak

BMI tidak mengukur di mana lemak disimpan. Lemak viseral (di sekitar organ) lebih berbahaya daripada lemak subkutan (di bawah kulit). Dua orang dengan BMI yang sama bisa memiliki profil risiko kesehatan yang sangat berbeda berdasarkan distribusi lemak.

5. Variasi Individual

Statistik tingkat populasi tidak berlaku sempurna untuk individu. BMI adalah alat skrining, bukan alat diagnostik. BMI seharusnya menjadi salah satu dari banyak faktor dalam penilaian kesehatan.

Alternatif yang Lebih Baik

Meskipun BMI tetap berguna sebagai alat skrining cepat, metrik-metrik berikut memberikan konteks tambahan:

Rasio Lingkar Pinggang terhadap Tinggi Badan

Prediktor risiko kardiovaskular yang lebih sederhana dan bisa dibilang lebih baik:

Rasio = Lingkar pinggang ÷ Tinggi badan
  • Di bawah 0,5: Sehat
  • Di atas 0,5: Risiko meningkat

Keunggulan: Menangkap distribusi lemak viseral, yang sama sekali terlewatkan oleh BMI.

Persentase Lemak Tubuh

Mengukur langsung apa yang penting — proporsi lemak dalam tubuh Anda:

  • Metode: DEXA scan (paling akurat), impedansi bioelektrik, kaliper lipatan kulit
  • Rentang sehat bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin

Lingkar Pinggang

Diukur pada titik tersempit pinggang:

  • Pria: Risiko meningkat di atas 94 cm (37 in), risiko tinggi di atas 102 cm (40 in)
  • Wanita: Risiko meningkat di atas 80 cm (31,5 in), risiko tinggi di atas 88 cm (34,6 in)

Sejarah dan Konteks

Adolphe Quetelet, seorang matematikawan Belgia, mengembangkan rumus BMI pada tahun 1830-an — bukan sebagai alat kesehatan tetapi sebagai ukuran statistik rata-rata populasi. Rumus ini diadopsi untuk skrining kesehatan individu pada tahun 1970-an oleh perusahaan asuransi dan kemudian oleh WHO.

Rumus ini dirancang untuk populasi statistik, bukan diagnosis individu. Ketika digunakan dengan tepat — sebagai satu titik data di antara banyak data — rumus ini memberikan wawasan kesehatan tingkat populasi yang berguna.

BMI dalam Praktik Klinis

Penyedia layanan kesehatan menggunakan BMI bersama dengan pengukuran lain:

  • Tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah
  • Pemeriksaan fisik dan riwayat medis
  • Lingkar pinggang dan analisis komposisi tubuh
  • Riwayat kesehatan keluarga dan faktor gaya hidup

Tidak ada satu angka pun yang mendefinisikan kesehatan. BMI adalah titik awal percakapan, bukan kesimpulan.

FAQ

Apakah BMI akurat untuk anak-anak?

BMI anak-anak dihitung dengan cara yang sama tetapi diinterpretasikan secara berbeda. Karena komposisi tubuh berubah seiring pertumbuhan, BMI anak-anak dibandingkan dengan persentil berdasarkan usia dan jenis kelamin. Anak yang berada di persentil 85-95 dianggap kelebihan berat badan; di atas persentil 95 dianggap obesitas. Grafik BMI pediatrik dikelola oleh CDC dan WHO.

Mengapa BMI masih digunakan jika memiliki begitu banyak keterbatasan?

BMI tetap digunakan karena sederhana (hanya membutuhkan tinggi dan berat badan), murah (tidak memerlukan peralatan khusus), dan berkorelasi cukup baik dengan hasil kesehatan pada tingkat populasi. Untuk studi epidemiologi skala besar dan skrining kesehatan awal, kesederhanaannya adalah sebuah keunggulan. Untuk penilaian kesehatan individu, BMI harus selalu dilengkapi dengan pengukuran tambahan.

Sumber Terkait

Published on 2025-06-23
BMI Calculation Explained: Formula, Ranges, and Limitations | alltools.one