alltools.one
Design
2025-06-26
7 min
alltools.one Team
ColorDesignPaletteUI DesignColor Theory

Tips Desain Palet Warna: Buat Kombinasi yang Harmonis

Palet warna yang dipilih dengan baik mengangkat desain dari amatir menjadi profesional. Teori warna menyediakan kerangka kerja, tetapi menerapkannya secara efektif membutuhkan pemahaman baik sains maupun psikologi di balik pilihan warna. Panduan ini mencakup prinsip dan teknik praktis untuk membangun palet yang berhasil.

Roda Warna dan Hubungannya

Semua aturan harmoni warna didasarkan pada posisi di sekitar roda warna — susunan melingkar hue di mana warna yang berdekatan berpadu dengan mulus dan warna yang berlawanan menciptakan kontras.

Warna Komplementer

Warna yang berseberangan langsung satu sama lain pada roda. Mereka menciptakan kontras dan ketegangan visual maksimum.

  • Contoh: Biru (#2563EB) dan Oranye (#EA580C)
  • Gunakan untuk: Tombol call-to-action, elemen aksen, penekanan
  • Peringatan: Menggunakan warna komplementer pada saturasi penuh secara berdampingan dapat menyebabkan getaran visual. Kurangi intensitas salah satunya.

Warna Analogus

Tiga hingga lima warna yang berdekatan pada roda. Mereka menciptakan desain yang tenang dan harmonis.

  • Contoh: Biru (#2563EB), Biru-ungu (#7C3AED), Ungu (#9333EA)
  • Gunakan untuk: Latar belakang, permukaan besar, branding yang kohesif
  • Tips: Pilih satu warna dominan, satu pendukung, dan satu aksen

Warna Triadik

Tiga warna yang berjarak sama di sekitar roda (120° terpisah). Cerah dan seimbang.

  • Contoh: Merah (#DC2626), Kuning (#CA8A04), Biru (#2563EB)
  • Gunakan untuk: Desain yang playful, produk anak-anak, kategori visualisasi data

Split-Komplementer

Satu warna dasar ditambah dua warna yang berdekatan dengan komplemennya. Ketegangan lebih rendah daripada komplementer murni.

  • Contoh: Biru (#2563EB), Merah-Oranye (#EA580C), Kuning-Oranye (#CA8A04)
  • Gunakan untuk: Desain yang membutuhkan kontras tanpa intensitas skema komplementer

Hasilkan skema-skema ini secara otomatis dengan Color Palette Generator kami.

Aturan 60-30-10

Rasio paling andal untuk menerapkan warna dalam desain apa pun:

  • 60%: Warna utama/dominan (latar belakang, permukaan besar)
  • 30%: Warna sekunder (kartu, panel, elemen pendukung)
  • 10%: Warna aksen (tombol, highlight, tautan)
:root {
  --primary: #F8FAFC;     /* 60% - Light background */
  --secondary: #1E293B;   /* 30% - Dark surfaces */
  --accent: #3B82F6;      /* 10% - Interactive elements */
}

Rasio ini mencerminkan cara kerja desainer interior — dan berhasil karena alasan psikologis yang sama. Warna dominan menetapkan suasana, warna sekunder memberikan struktur, dan aksen menarik perhatian.

Membangun Palet dari Nol

Langkah 1: Mulai dari Merek atau Suasana

Pilih satu warna dasar yang mewakili merek atau suasana:

  • Biru: Kepercayaan, profesionalisme, teknologi
  • Hijau: Pertumbuhan, kesehatan, alam
  • Ungu: Kemewahan, kreativitas, kebijaksanaan
  • Merah: Energi, urgensi, gairah
  • Oranye: Kehangatan, antusiasme, keterjangkauan

Langkah 2: Buat Variasi

Buat 9-10 shade dari warna dasar Anda menggunakan manipulasi HSL. Pertahankan hue konstan, variasikan saturasi dan lightness:

--blue-50:  hsl(217, 91%, 97%);
--blue-100: hsl(217, 91%, 93%);
--blue-200: hsl(217, 91%, 85%);
--blue-300: hsl(217, 91%, 75%);
--blue-400: hsl(217, 91%, 65%);
--blue-500: hsl(217, 91%, 60%);  /* Base */
--blue-600: hsl(217, 91%, 50%);
--blue-700: hsl(217, 91%, 40%);
--blue-800: hsl(217, 91%, 30%);
--blue-900: hsl(217, 91%, 20%);

Untuk memahami HSL dan format warna lainnya, lihat panduan format warna kami.

Langkah 3: Tambahkan Warna Netral

Setiap palet membutuhkan abu-abu. Buat skala abu-abu hangat atau dingin yang melengkapi warna dasar Anda:

/* Cool grays (pair with blue base) */
--gray-50:  hsl(210, 20%, 98%);
--gray-100: hsl(210, 16%, 93%);
--gray-500: hsl(210, 10%, 53%);
--gray-900: hsl(210, 24%, 10%);

Langkah 4: Tambahkan Warna Semantik

Warna status untuk kondisi sukses, peringatan, error, dan info:

--success: hsl(142, 76%, 36%);  /* Green */
--warning: hsl(38, 92%, 50%);   /* Amber */
--error:   hsl(0, 84%, 60%);    /* Red */
--info:    hsl(199, 89%, 48%);  /* Cyan */

Persyaratan Aksesibilitas

Rasio Kontras (WCAG 2.1)

ElemenRasio MinimumRasio Ditingkatkan
Teks normal4,5:17:1
Teks besar (18px+)3:14,5:1
Komponen UI3:1

Buta Warna

8% pria memiliki beberapa bentuk defisiensi penglihatan warna. Jangan pernah menggunakan warna saja untuk menyampaikan informasi:

  • Tambahkan ikon atau pola di samping indikator warna
  • Gunakan kontras luminansi yang cukup (berfungsi bahkan dalam skala abu-abu)
  • Uji dengan simulator buta warna

Strategi Palet Mode Gelap

Jangan hanya membalikkan palet terang Anda. Mode gelap memerlukan pertimbangan tersendiri:

  1. Latar belakang: Gunakan abu-abu gelap (#111827), bukan hitam murni (#000000). Hitam murni menciptakan kontras yang keras.
  2. Teks: Gunakan off-white (#F9FAFB), bukan putih murni (#FFFFFF), untuk mengurangi ketegangan mata.
  3. Warna aksen: Tingkatkan lightness sebesar 10-15% untuk visibilitas terhadap latar belakang gelap.
  4. Bayangan: Gunakan bayangan yang lebih terang atau cahaya halus alih-alih bayangan gelap.
/* Light mode */
--bg: hsl(0, 0%, 100%);
--text: hsl(0, 0%, 10%);
--accent: hsl(217, 91%, 60%);

/* Dark mode */
--bg: hsl(220, 20%, 10%);
--text: hsl(0, 0%, 95%);
--accent: hsl(217, 91%, 70%);  /* Lighter in dark mode */

Alat untuk Pembuatan Palet

FAQ

Berapa banyak warna yang harus dimiliki palet desain?

Sistem desain yang lengkap biasanya mencakup: 1 warna utama (dengan 9-10 shade), 1-2 warna aksen, skala abu-abu netral (9-10 shade), dan 4 warna semantik (sukses, peringatan, error, info). Totalnya sekitar 40-50 nilai warna individual, tetapi semuanya diturunkan dari hanya 3-4 hue dasar.

Haruskah saya mendesain dalam mode terang atau mode gelap terlebih dahulu?

Desain dalam mode terang terlebih dahulu. Lebih mudah menetapkan keterbacaan dan rasio kontras dengan teks gelap pada latar belakang terang. Kemudian turunkan palet mode gelap Anda dengan menyesuaikan nilai lightness. Sebagian besar masalah aksesibilitas warna lebih mudah diidentifikasi dan diperbaiki dalam mode terang.

Sumber Terkait

Published on 2025-06-26
Color Palette Design Tips: Create Harmonious Combinations | alltools.one